Jam Pelayanan : SENIN - KAMIS (08.00 - 15.00) WIB Istirahat (12.00 - 12.45) WIB dan JUM'AT (08.00 - 15.00) WIB Istirahat (11.30 - 12.45) WIB
← Kembali ke daftar berita

Gerakan Pangan Murah dan Gelar Pangan Lokal Dalam Rangka HUT ke-69 Pemprov Kalbar

Kategori: Gerakan Pangan Murah

Gerakan Pangan Murah dan Gelar Pangan Lokal Dalam Rangka HUT ke-69 Pemprov Kalbar

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Gelar Pangan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemprov Kalbar.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto No. 48, Pontianak, Kamis (29/1/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, Drs. Manto, M.Si, mengatakan GPM disinkronkan dengan kampanye konsumsi pangan lokal sebagai langkah strategis pengendalian inflasi sekaligus peningkatan kualitas konsumsi masyarakat.

“Kegiatan hari ini adalah Gerakan Pangan Murah yang kita sinkronkan dengan kampanye makanan lokal. Kampanye ini bertujuan agar masyarakat mengonsumsi makanan yang bergizi, seimbang, aman, dan beraneka ragam,” ujar Manto saat diwawancarai.

Menurutnya, pelaksanaan GPM melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri.

“Kedua kegiatan ini kita sinkronkan dengan menghadirkan berbagai pihak untuk menstabilkan harga dan mengantisipasi lonjakan kebutuhan pangan menjelang Imlek, Ramadan, dan Idul fitri,” jelasnya.

Manto menegaskan Kalimantan Barat memiliki sumber daya pangan lokal yang sangat melimpah, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal karena kalah bersaing dengan produk pangan dari luar daerah.

“Kita sebetulnya kaya dengan pangan lokal, tetapi sering kali kalah oleh pangan dari luar. Contohnya di pusat perbelanjaan, restoran, dan kafe masih banyak menu yang bahan bakunya bukan dari pangan lokal, melainkan gandum dan sejenisnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah daerah mendorong agar pangan lokal lebih hidup dan semarak, sekaligus meningkatkan pola konsumsi Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA).

“Pola Pangan Harapan di Kalimantan Barat sebenarnya sudah mencapai target, tetapi beberapa komponennya belum optimal. Konsumsi padi-padian baru sekitar 49 persen dari target 50 persen, sementara konsumsi kacang-kacangan, sayur, dan buah-buahan juga masih perlu ditingkatkan,” katanya.

Manto optimistis ketahanan pangan daerah dapat diperkuat melalui optimalisasi pangan lokal dengan dukungan distribusi dan harga yang kompetitif.

“Sumber daya pangan lokal Kalimantan Barat sangat melimpah. Tinggal bagaimana distribusi dan harganya mampu bersaing dengan pangan dari luar daerah,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat Kalimantan Barat untuk lebih mencintai dan mengonsumsi hasil bumi daerah sendiri.

“Mari kita konsumsi pangan lokal yang beragam, bergizi seimbang, dan aman atau B2SA, dari hasil bumi kita sendiri untuk hidup sehat, aktif, dan produktif, sekaligus mendukung ketahanan pangan Kalimantan Barat,” tutupnya.

Pemprov Kalbar mengusung slogan, “Makan enak, makan sehat, makan dengan pola B2SA. Sehat dengan pangan lokal.”

 

Sumber : sonora.id

Tags: GPM Gelar Pangan Lokal provkalbar pontianak PPIDKalbar disketpanprovkalbar